Pemain PSM Makassar saat menghadapi Dewa United.
PALOPOPOS.CO.ID, MAKASSAR – PSM Makassar kini menghadapi ancaman serius zona degradasi Liga Super 2025-2026.
Itu setelah rentetan hasil negatif yang membuat mereka terperosok ke peringkat 13 klasemen dengan 23 poin.
Posisi ini hanya berjarak tiga strip dari zona merah yang mengancam kelangsungan klub di kompetisi musim ini.
Rentetan Kekalahan dan Dampaknya
Tim berjuluk Juku Eja ini hanya meraih satu kemenangan dari sembilan laga terakhir, dengan dua hasil imbang dan enam kekalahan, sebagian besar terjadi di kandang sendiri.
Kekalahan terbaru yang menyakitkan terjadi saat menjamu Dewa United di Stadion Gelora BJ Habibie pada Sabtu, 14 Februari 2026, dengan skor 0-2. Gol dari Vinicius Duarte dan Alex Martins memastikan Dewa United membawa pulang tiga poin penuh, menambah tekanan bagi PSM yang tengah terpuruk.
PSM Makassar akan menjalani dua pertandingan berat berikutnya. Duel ini sangat menentukan posisi mereka.
Pada pekan 22, mereka akan bertandang ke Jakarta International Stadium untuk menghadapi Persija Jakarta. Tepatnya, Jumat, 20 Februari 2026 pukul 21.30 WITA.
Selanjutnya, pekan 23 menghadirkan duel emosional melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu, 25 Februari 2026 pukul 21.30 WITA.
Pertandingan ini menjadi menarik karena PSM akan berhadapan dengan dua mantan pelatih mereka, Bernardo Tavares dan Paulo Renato, yang kini membesut Persebaya.
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menegaskan bahwa pemulihan mental menjadi kunci menghadapi jadwal super padat ke depan.
Agen234
Agen234
Agen234
Berita Terkini
Artikel Terbaru
Berita Terbaru
Penerbangan
Berita Politik
Berita Politik
Software
Software Download
Download Aplikasi
Berita Terkini
News
Jasa PBN
Jasa Artikel
News
Breaking News
Berita