Transformasi sang ratu koplo – Gentara


Arlida Putri — “The Queen of Nyoh” yang Tumbuh dari Panggung Desa

Arlida Putri lahir di Sidoarjo, Jawa Timur, pada 12 November 1998. Sejak kecil, musik sudah menjadi bagian dari hidupnya — ia terinspirasi dari kedua orang tua serta lingkungan sekitar yang dekat dengan dangdut dan musik tradisional.

Awalnya, Arlida hanya menyanyi sebagai biduan desa saat ada acara — panggung hajatan dan festival lokal. Dari situ, bakat dan keberanian panggungnya terasah, hingga suatu ketika ia memutuskan serius merintis karier sebagai penyanyi dangdut profesional.

Karena kebiasaannya menyebut “nyoh” dalam penampilan, Arlida mendapat julukan “The Queen of Nyoh” — salah satu ciri khas yang membuatnya mudah dikenali oleh penggemar.

Dari Orkes Lokal ke Dunia Digital — Jejak Karier yang Melesat

Perjalanan profesional Arlida mulai berubah ketika ia bergabung dengan orkes besar seperti OM Adella dan beberapa orkes koplo populer di Jawa Timur.

Namun, transformasi terbesar terjadi ketika Arlida aktif mengunggah lagu-lagu cover ke kanal YouTube miliknya dan tampil di berbagai acara musik. Cover-cover tersebut membawanya ke penonton yang lebih luas — bukan hanya penikmat dangdut tradisional, tapi juga pengguna media sosial, terutama generasi muda.

Salah satu lagu cover yang melejit adalah “Jang Ganggu” — ketika aransemen koplo dan warna vokal Arlida berpadu, video tersebut menembus trending nasional.

Tidak hanya cover — Arlida juga sering melakukan kolaborasi, salah satunya dengan penyanyi lain dalam lagu-lagu populer, memberi variasi dan memperkuat reputasinya sebagai penyanyi muda yang fleksibel.

Lagu & Penampilan Terpopuler: Koplo Berkarakter

Arlida dikenal tidak hanya lewat suaranya, tapi juga karakter koplo yang kental: energik, santai, dan mudah diterima banyak kalangan. Beberapa karya cover & hits yang paling dikenal antara lain:

  • “Jang Ganggu” — cover yang membuat namanya melejit.
  • “Lamunan” (duet) — sempat trending di YouTube Music, menunjukkan bahwa Arlida mampu membawakan lagu dengan emosi kuat.
  • Lagu duet seperti “Orang Yang Salah” bersama penyanyi lain — menampilkan fleksibilitas dan kemampuan kolaborasi.

Penampilannya di panggung koplo sering mendapat sorotan, karena Arlida tak hanya bernyanyi, tapi membawakan nuansa dan ekspresi yang kuat — faktor penting di dunia dangdut.

Kabar Terbaru: Konsistensi & Evolusi Gaya

Menurut liputan media 2025, Arlida Putri terus aktif manggung serta tampil di berbagai panggung besar dan acara dangdut — membuktikan bahwa namanya masih relevan di tengah persaingan musisi dangdut muda.

Selain itu, Arlida juga mulai berpikir ulang tentang citra panggungnya. Ia pernah menyatakan menyesal jika penampilannya dianggap terlalu menonjol dari sisi busana — dan kini berusaha lebih menonjolkan suara serta kualitas musik daripada sekadar gaya fisik.

Perubahan sikap ini diterima positif banyak penggemar, dan memperlihatkan bahwa Arlida tidak hanya mengejar popularitas — tetapi juga memperjuangkan integritas sebagai penyanyi dangdut.

Agen234

Agen234

Agen234

Berita Terkini

Artikel Terbaru

Berita Terbaru

Penerbangan

Berita Politik

Berita Politik

Software

Software Download

Download Aplikasi

Berita Terkini

News

Jasa PBN

Jasa Artikel

News

Breaking News

Berita

More From Author

PKUB Kemenag RI Gelar Youth Harmony Class Region Makassar, Gen Z Didorong Jadi Penggerak Kerukunan

Bencana Bukan Takdir Semata: Alarm Cinta Alam yang Terus Kita Abaikan