Presidium P3LR Karemuddin Keluarkan Pernyataan Sikap: Provinsi Luwu Raya, merupakan Janji Sejarah


PALOPOPOS. co. ID, MASAMBA–Presidium Perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya (P3LR), Karemyddin mengeluarkan surat pernyataan di Masamba pada Ahad, 4 Januari 2026.

Melalui akun facebooknya, Karemuddin yang juga anggota DPRD Lutra menyatakan bahwavperjuangan Provinsi Luwu Raya bukanlah wacana baru, bukan pula aspirasi yang lahir secara tiba-tiba.

Ia adalah perjalanan sejarah panjang yang berakar pada identitas, martabat, dan kesadaran kolektif bangsa Luwu.Dalam sejarahnya, Luwu tidak pernah berdiri di luar Republik.

Justru sebaliknya, Luwu adalah bagian yang lebih dahulu memberi. Ketika Andi Djemma, Datu Luwu ke-36, menyerahkan Luwu kepada Republik Indonesia, yang diserahkan bukan sekadar wilayah, tetapi kehormatan, loyalitas, dan kepercayaan.

Kepercayaan itu dibangun di atas keyakinan bahwa negara akan berlaku adil terhadap seluruh rakyatnya, tanpa membedakan pusat dan pinggiran.

”Hari ini, melalui perjuangan Provinsi Luwu Raya, kami menegaskan bahwa tuntutan ini bukan bentuk pembangkangan, melainkan pengingat yang konstitusional dan bermartabat Atas janji sejarah yang belum sepenuhnya ditunaikan. Dalam nilai adat Luwu, kami diajarkan: janji adalah ikatan moral, dan ikatan moral tidak boleh dibiarkan terputus oleh waktu,’ jelas Karemuddin.

Lanjutnya, Provinsi Luwu Raya diperjuangkan karena luas wilayah yang sangat besar, rentang kendali pemerintahan yang jauh, kesenjangan pelayanan publik, serta potensi sumber daya yang membutuhkan pengelolaan lebih adil dan efektif.

”Kami tegaskan: perjuangan ini bukan permintaan keistimewaan, bukan pula tuntutan daerah khusus, dan sama sekali bukan upaya memisahkan diri dari NKRI,” terangnya.

Sebaliknya, masih kata Karemuddin, Provinsi Luwu Raya adalah
ikhtiar memperkuat negara, mendekatkan pelayanan, mempercepat pembangunan, dan menjaga persatuan dalam bingkai keadilan.

Sebagaimana falsafah adat Luwu
Wanuwa Mappatuo Naewai Alena
negeri yang hidup harus diberi ruang
untuk menghidupi rakyatnya. Dalam sistem negara yang adil.

Atas dasar itu, Presidium Perjuangan Provinsi Luwu Raya menyatakan sikap:
etap setia dan taat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menempuh perjuangan secara konstitusional, damai, dan bermartabat.
Menyerukan persatuan seluruh elemen masyarakat Luwu Raya tanpa saling melemahkan.

Menagih janji negara dengan cara terhormat, sebagai bangsa yang beradat dan berdaulat.

Provinsi Luwu Raya bukan kepentingan sesaat, melainkan amanah sejarah dan tanggung jawab generasi.

”Demikian pernyataan ini kami sampaikan sebagai suara bersama rakyat Luwu Raya. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tandasnya. (ikh)


Agen234
Agen234
Agen234
Berita Terkini
Artikel Terbaru
Berita Terbaru
Penerbangan
Berita Politik
Berita Politik
Software
Software Download
Download Aplikasi
Berita Terkini
News
Jasa PBN
Jasa Artikel
News
Breaking News
Berita

More From Author

Ribuan Warga Cirebon Sambut Dede April Juara 3 DA7 – Gentara

Nyaman Jadi DJ, Ovi Sovianti Tinggalkan Dangdut? – Gentara